Sampul21-10-22 PUNCAK KEBANGGAAN SANTRI REVISI TITIK

Puncak Kebanggaan Santri

“Aku bangga menjadi santri,

Ngalap barokah di tanah Mbah Bisri,

Menuntut ilmu dengan semangat terpatri, Nikmat surgawi pastilah menanti”

Halo santri Mambaul Ma’arif, bagaimana kabarnya nih. Tak terasa sudah bulan Oktober 2022 aja. Hari yang ditunggu-tunggu oleh seluruh santri di penjuru negeri. Hari dimana menjadi puncak kebanggan kalian mengemban amanah menjadi santri. Meski sulit, tapi kalian para santri adalah manusia-manusia pilihan yang diberikan pundak terkuat di bumi ini, Bagaimana sih peringatan Hari Santri di MTsN 4 Denanyar Jombang tepat di tanggal 22 Oktober 2022 nanti.

Lembaga Yayasan Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang menyematkan predikat “Santri Mbah Bisri” kepada semua warga yang terlibat aktif dalam Yayasan tersebut tak terkecuali semua siswa MTsN 4 Denanyar Jombang. Sebagai Santri Mbah Bisri pastilah kita harus berbangga diri menyongsong Hari Santri Nasional yang jatuh pada Sabtu, 22 Oktober 2022. Seperti rutinitas tahun-tahun sebelumnya, MTsN 4 Denanyar Jombang turut berpartisipasi dalam upacara akbar yang diadakan oleh Lembaga Yayasan Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang.

Upacara ini recananya akan dilaksanakan di lapangan Kampus 3 MTsN 4 Denanyar Jombang.  Upacara ini akan dihadiri seluruh warga madrasah yang ada dibawah naungan Lembaga Yayasan Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang. Seluruh peserta upacara diwajibkan menggunakan pakaian khas santri yaitu sarung. Perempuan dan laki-laki semuanya menggunakan sarung guna menguatkan kebanggaan mereka sebagai santri. Upacara akan diawali dengan pengibaran bendera layaknya upacara seperti biasa. Hal ini bertujuan untuk tetap menanamkan jiwa nasionalisme di dalam hati seluruh “Santri Mbah Bisri”. Pada upacara tersebut, Bapak Sulthon Sulaiman, M.Pd.I yang akan bertindak selaku pembina upacara untuk memberi penguatan kepada para santri untuk menjadi garda terdepan jika kedaulatan Indonesia goyah. Dan juga menyampaikan tentang tema hari santri 2022 yaitu “Berdaya Menjaga Martabat Manusia”. Setelah upacara bendera akan dilaksanakan juga beberapa rangkaian acara yang bekenaan dengan HSN. Dengan HSN ini kita mengharapkan semua warisan Sikap, Semangat, Budaya dari para pendahulu kita terutama para Ulama Besar Nadahtul Ulama bisa tetap diwariskan dan diteladani serta di terapkan oleh para penerus bangsa.

Nah, kita patut sekali berbangga hati menjadi santri terutama Santri Mbah Bisri. Kita harus bangga dengan lembaga yang telah menaungi kita dalam mendapatkan ilmu dan barokah. Kita sebagai santri harus menyadari bahwa setiap perilaku dan ucapan kita harus mencerminkan santri yang sesungguhnya. Teruslah menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa santri itu membawa kedamaian bagi sekitar. Semangat menularkan ilmu yang telah kita timba di pesantren sehingga kitab isa bermanfaat bagi sekitar. Dengan bermanfaat, barokah hidup pun akan menaungi kita. Semangat dan banggalah selalu wahai Santri Mbah Bisri Syansuri. (Alifah)